Malang– Sebagai upaya melahirkan pemimpin koperasi yang kompeten dan berintegritas, sebanyak 15 orang peserta mengikuti Uji Kompetensi Calon Manager Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Primer di lingkup Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Jawa Timur. Kegiatan sertifikasi ini dilaksanakan sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola gerakan Credit Union (CU) di wilayah Jawa Timur.
Proses uji kompetensi ini menjadi syarat mutlak bagi para calon manager sebelum resmi memimpin operasional koperasi tingkat basis. Mengingat koperasi simpan pinjam bertumpu pada kepercayaan masyarakat, para calon pemimpin ini diuji secara ketat untuk memastikan mereka memiliki kapasitas strategis dalam mengelola aset dan memitigasi risiko keuangan.
Selama kegiatan berlangsung, ke-15 peserta diuji oleh tim asesor profesional. Materi pengujian mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) sektor perkoperasian, yang meliputi penyusunan rencana bisnis, analisis kesehatan keuangan (seperti metode PEARLS), manajemen pengelolaan pinjaman, hingga sistem pengendalian internal koperasi.
Ketua Puskopdit Jawa Timur, SKD Bapak Fifto Widodo, menegaskan bahwa uji kompetensi ini bukan sekadar pemenuhan regulasi pemerintah, melainkan komitmen nyata untuk melindungi hak dan dana para anggota. Melalui standardisasi kompetensi ini, seluruh KSP Primer di bawah naungan Puskopdit Jatim diharapkan mampu beroperasi dengan tingkat efisiensi tinggi serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan regulasi keuangan terbaru.
Dengan berakhirnya ujian ini, para peserta yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat tersebut menjadi bukti legal bahwa mereka siap diterjunkan untuk membawa koperasi kredit di Jawa Timur menjadi lembaga keuangan yang sehat, tangguh, dan terpercaya